iden info@undiknas.ac.id +62 361 723 868

Personality Development Class: Kiprah Mahasiswa Undiknas di Ruang Publik Hendak Didukung Dengan Soft-Skill Yang Baik

Denpasar – Setiap individu tentu memiliki perspektif sendiri dalam mengartikan kualitas hidup. Ada yang mengartikannya dari perspektif spiritual maupun finansial. Hal itu dikarenakan tiap-tiap individu memiliki tingkat pengembangan diri yang cenderung berbeda sehingga kebutuhan akan pengembangannya pun dapat dikatakan berbeda. Terdapat individu yang membutuhkan self-development terkait karier, seperti pekerjaan, jabatan, dan sebagainya. Disisi lainnya, ada yang membuthkan self-development terkait kemampuan dan bakat, seperti public speaking, bidang seni, bidang olahraga dan semacamnya. Lalu, ada pula yang membutuhkan self-development terkait kondisi keuangan atau finansialnya.

Self-development didefinisikan sebagai suatu strategi atau cara yang dilakukan dan diusahakan oleh individu guna mengembangkan kesadaran diri atau self-awareness terhadap potensi, bakat, keterampilan, dan kemampuan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup. Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) memperhatikan self-development mahasiswanya dengan mengadakan Personality Development Class secara periodic untuk seluruh mahasiswa di lingkungan Undiknas. Kegiatan ini selalu menuai feedback yang positif dari seluruh mahasiswa yang hadir, terlihat dari antusiasme pada saat sesi diskusi.

Gambar 1. Vice Rector for Academic Development (VIRAL) Memaparkan Materi dalam Personality Development Class.

Pada minggu keempat bulan April 2022 lalu, sesuai yang telah dijadwalkan dalam kalender akademik, Undiknas kembali mengadakan Kegiatan Personality Development Class bertempat di Antonio Gramsci Room Lantai 2 Gedung A. Kegiatan ini merupakan Program Akademik Undiknas yang telah terjadwal secara periodik dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi lulusan khususnya pada aspek soft-skill mahasiswa. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep diri, strategi dalam berkomunikasi di ruang publik, menjalin hubungan atau relasi dengan orang lain, serta bagaimana aplikasinya pada dunia kerja maupun pada masyarakat secara luas.

Kegiatan ini menghadirkan dua orang jajaran pejabat structural Undiknas sebagai narasumber yakni Vice Rector for Academic Development, Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si. serta Vice Rector for Human Resources and Finance, Dr. AAA. Ngurah Sri Rahayu Gorda, S.H., M.M., M.H. Kedua narasumber memiliki misi untuk memberikan pemahaman serta pengetahunan kepada mahasiswa terkait hal-hal yang berkait dengan pengembangan diri dan manfaatnya terhadap mahasiswa setelah menyelesaikan studi tingkat universitas dan ketika mereka terjun ke dunia kerja dan masyarakat.

Gambar 2. Para peserta yang hadir dalam Kegiatan Personality Development Class.

Setelah proses belajar seorang mahasiswa telah usai di lingkungan kampus, masyarakat dan dunia kerja adalah tempat selanjutnya mereka mengambil peran, sehingga Undiknas menganggap penting bagi lulusannya untuk mengetahui bagaimana tata cara serta etika yang baik dalam bersikap di tempat tujuan mereka selanjutnya. Dengan kata lain, soft-skill merupakan salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam kehidupan sosial-masyarakat mahasiswa juga ketika mahasiswa sudah melanjutkan ke tahapan berikutnya yakni pada dunia kerja. Semoga apa yang menjadi tujuan dari diadakannya Kegiatan Personality Development Class dapat memberikan manfaat serta memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial-masyarakat mahasiswa di masa yang akan datang.