iden info@undiknas.ac.id +62 361 723 868

Undiknas Communication Sciences Department Talks About Branding, The Important of Personal Branding

Denpasar – Personal branding dikatakan sebagai sebuah intensi untuk menyusun dan membangun persepsi orang lain terhadap diri seseorang. Secara sederhana personal branding merupakan bagaimana cara seseorang ‘memasarkan’ dirinya kepada orang lain. Di era digital saat ini, jejak digital menjadi pembentuk persepsi seseorang yang dapat mendefinisikan karakternya. Media online melalui social media juga menjadi wadah bagi para generasi saat ini untuk menapung portfolio sebagai cara menampilkan kelebihan ataupun keunggulan seseorang dalam suatu bidang.

Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) melalui rangkaian program kerja COMBREEZE #6 yang berada dibawah naungan Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Ilmu Komunikasi mengadakan talkshow di Dharma Negara Alaya (DNA) Art & Creative Hub (07/05/2022). Kegiatan tersebut mengusung tema “The Essential of Personal Branding in Digital Era”, yang mengupas sejauh mana pentingnya personal branding yang dimiliki setiap individu pada era digital saat ini.

Gambar 1: Salah satu narasumber memaparkan materi mengenai pentingnya personal branding.

Kegiatan talkshow mengundang dua pembicara yang sudah kompeten pada bidangnya masing-masing. Pembicara pertama merupakan seorang dosen dari Undiknas yaitu Ibu Putu Dyah Permatha Korry, S.E., M.M. dan pembicara kedua yaitu seorang Youtuber asal Bali yang sudah berhasil meraih 11,5 juta subscribers yaitu Yudist Ardhana S.Sn., S.H. Dalam kegiatan talkshow tersebut turut hadir juga Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi serta Ketua dan Wakil Ketua Himaprodi Ilmu Komunikasi beserta jajarannya.

 

Kegiatan talkshow membahas bagaimana personal branding memiliki peran penting dalam membangun citra diri atau proses membentuk, menarik dan memelihara persepsi masyarakat berkaitan dengan aspek-aspek yang dimiliki seseorang seperti keahlian, prestasi, kepribadian atau nilai-nilai yang dibangun secara sengaja maupun tidak sengaja. Pada era digital saat ini, personal branding akan sangat mudah dibentuk melalui social media yang dimilikinya. Hal itu sejalan dengan materi yang disampaikan oleh salah satu narasumber, Bapak Yudhist Ardana, yang mengajak peserta untuk membuat YouTube Channel dan membentuk persepsi masyarakat melalui konten-konten menarik yang mencirikan tentang dirinya.

Gambar 2. Penyerahan piagam kenang-kenangan kepada narasumber.

Panitia pelaksana memiliki harapan besar melalui acara talkshow ini diharapkan mampu membantu para pesertanya dalam menemukan dan menampilkan citra positif dalam diri sehingga dapat berlanjut pada terbentuknya kemampuan dalam membangun kepercayaan dan loyalitas seseorang. Dengan demikian, seseorang dapat memiliki kemampuan atau bekal untuk dapat ‘memasarkan’ dirinya. Melalui kemampuan personal branding yang dimiliki, seseorang akan lebih mudah dikenal oleh kalangan masyarakat melalui karya ataupun keahlian yang dimilikinya.