Undiknas Tanam “Time Capsule” Jadi 100 Perguruan Tinggi Terbaik di Asia 2069

05 September 2018. 20:08

UNDIKNAS Denpasar selangkah lebih maju. Pada tahun 2069 saat Undiknas berusia 100 tahun sudah menjadi salah satu dari 100 perguruan tinggi terbaik di Asia. Pencanangan ini ditandai dengan penanaman time capsule oleh Rektor Undiknas Denpasar Prof. Gede Sri Darma, DBA.,  saat peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, Jumat (17/8) kemarin.

Saat itu Prof. Gede Sri Darma juga menelurkan kartu belanja tanpa uang tunai untuk kantin, membuka agenda Dies Nata­lis Emas (50 tahun) Undiknas dengan menyalakan obor dan pembukaan student week pengenalan kampus. Saat itu Prof. Gede Sri Darma memberikan kuliah umum soal "Era of Digital Disruption”. Acara diikuti 1.176 mahasiswa baru Undiknas sekaligus pemecah rekor mahasiswa baru terbanvak selama 10 tahun kepemimpinan Prof. Gede Sri Darma.

Rektor Prof. Gede Sri Darma menegaskan time capsule yang diteken semua pejabat di Undiknas dimaksudkan sebagai komitmen kuat jajaran civitas akademika Undiknas terus maju dan mengedepankan pendidikan bermutu. Undiknas pada usianya ke-100 tahun pada 17 Agustus 2069 nanti diharapkan masuk satu dari 100 PT terbaik di Asia. ‘’Time capsule ini baru dibuka pada 2069 apakah generasi kedua pendiri Undiknas mampu mencapai target tersebut,” tegasnya.

Tahun ini Undiknas yang memiliki 11 prodi, lima di antaranya terakreditasi A. Undiknas menjadi PT ranking 73 dari ribuan PT di Indonesia. Juga menjadi PT rank­ing ke-24 dari PTS di Indonesia, ranking ke-3 PTS di luar Jawa dan ranking ke-1 PTS di Bali, NTB dan NTT. Hingga kini Undiknas sudah menelurkan human capital berkualitas 41.064 orang alumni. Mereka tersebar di industri khusunya perbankan, keuangan dan asuransi.

Dia juga merasa bangga bahwa pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini mendekati angka 1.200. Dari jumlah itu empat kelas internasional untuk Prodi Manajemen dan Akuntansi. Bahkan, 19 ma­hasiswa datang dari lima negara yakni 13 dari Timor Leste, dua dari Korea, dua dari Jordania, seorang dari Thailand dan Tiongkok. Ini menunjukkan Undiknas sudah masuk word class university.

Pada acara itu Undiknas juga menyerahkan award dengan bonus Rp 50 juta bagi mahasiswa baru terbaik di mana lima mahasiswa mendapat platinum scholarship dengan bonus masing-masing Rp 10 juta. Sedangkan 10 orang meraih gold scholarship. Lima terbaik masing-masing Dira Daudarita, Ni Wayan Suparyiani, Kalvin Suteja, Gede Deni Windu Saputra dan Kadek Oka Rahmanda Saputra. Gold scholarship diraih Arimas Cempaka, Ni Ketut Juwita Badra, Sheila Monika Shalsadilla, Yulia Rossa Indah, Wayan Sukerta Wijaya, Ria Utami, Komang Tri Kumara Java. Galih Ramadhan dan Made Aditya Widana.

Direktur International and Inter­prise Undiknas Agus Fredy Mara­dona, S.E.,Ak., MSA., CA., Ph.D., melaporkan, seleksi mahasiswa baru Undiknas diikuti 2.336 peserta lulusan SLTA di Indonesia dan dari luar negeri.

Sumber : Balipost.com