Undiknas ’’from Zero to Hero’’

06 March 2018. 15:53

UNDIKNAS University kembali  melahirkan human capital yang memiliki kompetensi dan siap berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Sabtu (18/2) lalu, Rektor Undiknas Prof. I Gede Sri Darma, DBA. mewisuda 417 sarjana  S-1 dan S-2. Acara wisuda ke-78 ini dihadiri Edith Cowan University, Associate Profesor Adrian Geri Djajadikerta, pendiri utama Perdiknas Drs. Ketut Sambreg, M.M. beserta Ni Nyoman Kundri dan Ketua Umum Perdiknas Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. Hingga kini alumni Undiknas mencapai 40.876 orang.

Yang menarik saat Dies Natalis ke-49 Undiknas yang mengambil tema ‘’Glory of The Second Generation’’  itu juga diluncurkan Prodi Teknonogi Informasi dan buku ‘’Kepemimpinan Profesor Sri Darma; From  Zero to Hero’’. Buku ini memaparkan  perjuangan Undiknas dari nol hingga  menjadi pahlawan dan pemenang. 

Menurut  Prof. Gede Sri Darma, buku ini mencerminkan usia 49 tahun  Undiknas bukanlah usia yang muda, melainkan sebuah prasasti keberadaan Undiknas yang telah melalui banyak lika-liku pahit-manisnya  perjuangan. Perjalanan yang cukup  lama ini merupakan bekal bagi Undiknas bertransformasi menjadi lebih  matang dan dewasa.

Prestasi ini juga berkat dukungan  segenap civitas akademika Undiknas,  termasuk pengurus Perdiknas. ‘’Mari  kita  berpikir positif, berucap dan berlaksana baik guna membangun citra Undiknas menjadi kampus yang berwawasan Global, Smart dan Digital,’’ tegasnya.

Rektor Prof. Gede Sri Darma sukses membawa Undiknas pada  era keemasan dan menjadi kampus  go global. Undiknas mampu menjawab  kepercayaan masyarakat dengan berbagai prestasi. Pertama, Kemenristek Dikti 2017 menetapkan Undiknas menempati peringkat 73 dari 4.300 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Peringkat ini membawa Undiknas menjadi PTS nomor satu terbaik di wilayah Bali, NTB dan NTT serta peringkat 24 PTS se-Indonesia.

Kedua, Undiknas menjalin kerja sama dengan PT luar negeri seperti Southern Cross University (SCU) Australia, Edith Cowan University (ECU) Australia, Murdoch University Australia dan Mastrich School  of  Management (MSM) Belanda. Undiknas juga menjadi satu-satunya  PTS di Indonesia Timur yang membuka kelas internasional. Mahasiswa Undiknas mulai berbicara  di panggung internasional seperti di  Asia  Student Summit 2017, Asian Future Leader dan Facebook Global Digital Challenge. Sri Darma juga  mengantarkan Undiknas sebagai  kampus pertama di Indonesia Timur yang menjadi member akreditasi internasional ABEST21 Yang berpusat di Jepang.

Yang istimewa lagi, Prof. Gde Sri Darma memaparkan berita gembira kepada keluarga wisudawan bahwa Undiknas kini membuka program studi baru Teknologi Informasi. Bahkan, Undiknas segera menghadirkan  prodi baru Digital Business yang mengombinasikan ilmu bisnis dengan teknologi informasi digital.

Pada kesempatan itu, Sri Darma yang didampingi Wakil Rektor Dr. Nyoman Sri Subawa, S.E., M.M. menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik masing-masing I.A. Wika Martani Manuaba dari Prodi Manajemen, Ni Made Rai Onika Virgantini Pratiwi (Akuntansi), Luh Wulan Anggreyani (Ilmu Administrasi  Negara), Ayu Nirmala Noviyanthi (Ilmu Komunikasi), I Ngurah  Gede Dwipayana (Fakultas Hukum),  Thomas Kurniadi Watu Dai (Teknik  Sipil)  dan Komang Adi Gunawan  (Teknik Elektro). Lulusan terbaik  MM diraih Tiwik Setyawati, MAP oleh Made Jayantara dan MIH diraih GAA Mas Triwulan.

Sumber : Balipost.com