“Taksu” Undiknas, Wali Kota Rai Mantra “Urung” ke Yogyakarta, Hadiri Golden Wedding Anniversary Pendiri Utama Perdiknas

19 October 2016. 09:20

NADA kelakar mewarnai acara “Semarak Perayaan HUT Emas Pendiri Utama Perdinas Drs. Ketut Sambereg, M.M. dan Ni Nyoman Kundri” di auditorium kampus ini di Jalan Bedugul Sidakarya, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Senin 17 Oktober 2016.

“Pak Wali seharusnya dijadwalkan berada di Yogyakarta hari ini. Tetapi, taksu Undiknas lebih kuat daripada orang Yogyakarta, sehingga Pak Wali justru hadir dalam acara ini di Undiknas,” seloroh Ketua Panitia Dr. A.A. Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., M.M. dalam laporannya di tengah acara pembukaan “Semarak Perayaan HUT Emas Pendiri Utama Perdinas Drs. Ketut Sambereg, M.M. dan Ni Nyoman Kundri” itu.

Selorohan Gung Eddy, panggilan akrab putera Prof. Dr. I Gusti Ngurah Gorda, M.S., M.M. ini kontan mengundang senyum Wali Kota Denpasar Rai Mantra yang duduk di deretan kursi terdepan bersama Rektor Undiknas Prof. Ir. Gede Sri Darma, S.T., D.B.A., F.P.E., Ketua Yayasan Perdiknas Dr. A. A. Ayu Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H., serta Wakil Rektor Drs. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M. “Terima kasih Pak Wali Kota sudha berkenan hadir dalam acara orangtua kami ini,” imbuh Gung Eddy yang juga menjabat Direktur Sumber Daya Manusia Undiknas itu.

Dalam sambutannya, Rai Mantra menjelaskan, dirinya seharusnya berada di Yogyakarta untuk menghadiri sebuah kegiatan penting. Awalnya jadwal kegiatan di Kota Gudeg itu diinformasikan bersamaan waktunya dengan acara di HUT Perkawinan Emas Pendiri Undiknas. “Jadwalnya ternyata diundur sehingga saya bisa hadir di acara ini,” ujar Rai Mantra.

Dalam laporannya, pria yang dijuluki ‘Menteri Keuangan” Undiknas ini mengatakan, momen perayaan HUT ke-50 Pak Sambereg dan Ibu Nyoman Kundri yang dirangkaikan dengan peluncuran buku biografi bertitel The Story of the Journey of Life Drs. Ketut Sambereg, M.M. with Ni Nyoman Kundri itu sangat berharga bagi keluarga besar Undiknas dan Perdiknas.

Golden Wedding Anniversary ini mengandung makna mendalam dan menginspirasi kita semua. Pendiri utama Perdiknas bisa menginjak usia perkawinan 50 tahun,” ujarnya.

Panitia menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan dukungan BPD Bali AJB Bumiputera, BRI, BPR Kanti, SMP Nasional, SMK teknologi Nasional, dosen dan karyawan Perdiknas, serta penulis buku biografi.

“Acara ini merupakan kolaborasi luar biasa dari semua komponen di lingkungan Undiknas khususnya , termasuk Perdiknas. Ini dimulai dari mahasiswa Undiknas yang menyuguhkan atraksi teatrikal dan musik, joged, sumbangan paduan suara dosen, permainan biola yang indah dari cucu Pak Sambereg, dan yang mengejutkan selama 47 tahun saya hidup baru kali ini saya lihat Pak Rektor Undiknas menyanyi,” ungkapnya setengah bercanda.

Sumber : sanurpost.com