Student Week Undiknas 2017

21 August 2017. 18:05

Mahasiswa Baru Undiknas Harus ikuti era ’’Disruption’’

Kelas Internasional Diikuti Mahasiswa Asing

Dalam rangka pemperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 Tahun, Undiknas kembali menggelar apel bendera, yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Undiknas University. Prof. Gede Sri Darma, D.B.A., Rektor Undiknas hadir sebagai inspektur upacara dalam apel bendera yang sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan Student Week 2017. Student Week merupakan acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Undiknas tahun 2017 yang dulunya dikenal dengan istilah ospek.

Pembukaan student week ditandai dengan pemasangan atribut student week kepada perwakilan mahasiswa baru putra dan putri, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon student week 2017, oleh Perdiknas, Rektor Undiknas dan para dekan dilingkungan Undiknas. Student week tahun ini mengusung tema “PROAKTIF” Progresif, Kreatif, Inovatif, dengan mengusung tema ini diharapkan mahasiswa baru Undiknas menjadi insan yang siap akan perubahan dan mampu menciptakan ide-ide yang cemerlang, menghasilkan inovasi terkini dalam menghadapi persaingan global.

Ketua Panitia Seleksi Mahasiswa Baru I Made Sindhu Yoga, M.B.A.  dalam laporannya menyampaikan, peserta seleksi mahasiswa baru secara online mencapai 2.000 orang lebih. Dari angka jumlah ini yang dinyatakan seleksi sebanyak 913 orang. Mereka yang mengikuti student week tahun ini terdiri dari Prodi Manajemen 390 orang, Akuntansi 225 orang, Hukum  109 orang, Ilmu Komunikasi 40 orang, Administrasi Negara 28 orang, Teknik Elektro 51 orang dan Teknik Sipil 28 orang. Sedangkan untuk kelas Internasional prodi Manajemen berjumlah 33 orang dan kelas Internasional prodi Akuntansi berjumlah 9 orang.

Rektor Undiknas Prof. Sri Darma,  menekankan warga baru Undiknas untuk bersiap-siap mengusung flatform baru Undiknas yakni ‘’Global, Smart and Digital’’. Ini artinya insan Undiknas harus berwawasan global, bertindak cerdas di era serba digital. Penguatan global ini bukan sekadar wawasan, namun juga dalam konten kurikulum dan model pembelajaran. Undiknas membuka diri untuk mahasiswa asing dan profesor asing untuk mengajar. Untuk itu, Prof. Sri Darma, mewajibkan mahasiswa baru Undiknas mampu menyesuaikan diri dengan era disruption atau era perubahan yang sangat cepat. Undiknas sudah mulai mengubah paradigma kurikulumnya mengarah pada apa yang diperlukan mahasiswa, bukan konten lama yang disodorkan program studi. Ia berbangga kelas internsional di Prodi Manajemen dan Akuntansi kini diikuti mahasiswa asing dari Yordania, Jepang dan Timor Leste. Mereka tinggal mendapatkan izin dari pemerintah RI untuk belajar di Undiknas. Dipilihanya Undiknas karena komunitas internasional menyebut Undiknas kampus nasionlis. Dalam Student Week yang dilaksanakan selama 1 minggu ini, mahasiswa baru diberikan materi soal wawasan almamater. Tak ada istilah perpeloncoan dan kekerasan fisik, semuanya dilangsungkan di ruang Auditorium Dwi Tunggal Undiknas. Panitia membuat mahasiswa Student Week nyaman, cerdas, dan faham soal kehidupan kampus. Prof. Sri Darma yang merupakan rektor termuda pemecah rekor Musium Rekor Indonesia (MURI) , juga memberi kejutan bagi mahasiswa baru yang ber-ulang tahun pada 17 Agustus ini, berupa kue tart dan hadiah uang dolar AS. Mahasiswa dan dosen ikut berlomba balon berpasangan serta kuis bernuansa wawasan kebangsaan.