Songsong Akreditasi Unggul, Suntikan Motivasi dari Direktur Pembinaan Kelembagaan Dikti untuk Undiknas

10 July 2019. 08:59

Rabu (03/07/2019) dipilih menjadi hari baik bagi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar untuk mengadakan penyegaran terhadap pemahaman Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0 dan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 bertempat di Auditorium Dwi Tunggal Undiknas. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII terus berupaya dalam meningkatkan akreditasi di setiap program studinya menuju peringkat akreditasi unggul. Dengan memiliki 50% dari jumlah program studinya yang telah terakreditasi unggul, Undiknas semakin yakin untuk memperoleh peringkat akreditasi unggul.

Mengawali kegiatan ini, Rektor Undiknas, Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M., menyatakan bahwa seluruh pejabat struktural dan pejabat administratif Undiknas hendaknya perlu memahami instrument akreditasi untuk program studi dan perguruan tinggi yang terkini. Instrumen ini berbeda dengan instrumen sebelumnya karena lebih menekankan pada output dan outcome yang ditujukan untuk memotret kualitas program studi dan perguruan tinggi, bukan hanya kuantitasnya.

Penyegaran instrumen akreditasi ini menghadirkan seluruh Jajaran Wakil Rektor, Jajaran Dekanat, seluruh Kepala Program Studi, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Akreditasi, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta pejabat struktural dan administratif lainnya di lingkungan Undiknas Denpasar.

Dalam kesempatan ini, Undiknas mendapat kesempatan langka, dengan kedatangan Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti, Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. dan seorang asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Prof. Dr. Ir. Mursalim. Suntikan motivasi dari Dr. Totok Prasetyo membangkitkan kembali semangat para pejabat struktural dan administratif di lingkungan Undiknas Denpasar untuk terus berupaya dalam memahami hal-hal yang harus dipersiapkan untuk memenuhi 7 kriteria terkini yang digunakan dalam IAPS 4.0. Kriteria yang dimaksud adalah sebagai berikut: Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama, Mahasiswa, Sumberdaya Manusia, Keuangan, Sarana dan Prasarana, Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Luaran dan Capaian Tridharma. Dalam pemaparan materinya, Prof. Mursalim juga menjelaskan bahwa, saat ini BAN-PT mengeluarkan regulasi baru Akreditasi Prodi dan Akreditasi Perguruan Tinggi. Untuk akreditasi prodi dibutuhkan dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan dokumen Laporan Kinerja Akademik (LAK). Sementara untuk Akreditasi Perguruan Tinggi dibutuhkan dua dokumen juga yaitu dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) Perguruan Tinggi dan dokumen Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT).

Di sela-sela pemaparan materinya, Dr. Totok sempat bergurau, “Sekarang ini, tidak mungkin ada Program Studi ataupun Perguruan Tinggi yang mendapatkan Akreditasi ‘A’, dikarenakan merujuk pada aturan terbaru, hasil akreditasi akan dinyatakan dalam bentuk status akreditasi dan peringkat terakreditasi sebagai, Status akreditasi : Terakreditasi atau Tidak Terakreditasi dan Peringkat Terakreditasi: Baik, Baik Sekali, dan Unggul”, Ucapnya yang seketika mengundang gelak tawa dari seluruh hadirin. Diakhir sesi pemaparan materinya, beliau juga berharap agar UNDIKNAS bergerak cepat dan segera memperoleh peringkat terakreditasi UNGGUL. [Intan Permata]